Inside Rijksmuseum: Koleksi Indonesia — Lukisan, Prent, Keris, Batik & Artefak VOC
Penyerahan Pangeran Diponegoro — Nicolaas Pieneman, 1835
Rijksmuseum Amsterdam — Indonesian Collection

Inside Rijksmuseum: Koleksi Indonesia

Menjelajahi harta karun seni, sejarah, dan budaya Nusantara yang tersimpan di museum terbesar Belanda — dari lukisan VOC hingga keris Majapahit

Daftar Isi
  1. 🎨 Lukisan Masterpiece
  2. 🖼️ Prent & Gravir Kota-Kota Hindia
  3. 📷 Foto & Ilustrasi Kolonial
  4. 🗡️ Keris & Senjata Pusaka
  5. 🧵 Batik & Tekstil Kuno
  6. 🏺 Artefak, Perhiasan & Arca
  7. 🗺️ Kartografi & Sejarah Maritim
  8. 📍 Peta, Lokasi & Cara Menuju

Rijksmuseum Amsterdam menyimpan salah satu koleksi Indonesia terbesar di dunia — lebih dari 4.000 objek dari Nusantara: lukisan, prent, keris, batik, arca, perhiasan emas, hingga peta VOC. Koleksi ini mencakup era Majapahit (abad ke-14) hingga kemerdekaan Indonesia (1945). Berikut highlight terbaik yang tersedia di Wikimedia Commons.

🎨 Lukisan Masterpiece Bertema Indonesia

Penyerahan Pangeran Diponegoro (1835)

Lukisan monumental karya Nicolaas Pieneman berukuran 556 × 402 cm — salah satu yang terbesar di Rijksmuseum. Menggambarkan penyerahan diri Pangeran Diponegoro kepada Jenderal De Kock pada 28 Maret 1830, mengakhiri Perang Jawa (1825–1830). SK-A-1089

Penyerahan Pangeran Diponegoro
Nicolaas Pieneman — De onderwerping van Diepo Negoro, 1835 | 556 × 402 cm | SK-A-1089

Pabrik Gula Kemanglen, Tegal

Karya Abraham Salm menampilkan pabrik gula Kemanglen di dekat Tegal, Jawa Tengah. Merekam lanskap industri kolonial dengan sawah tebu dan Gunung Slamet di kejauhan. SK-A-4777

Pabrik Gula Kemanglen, Tegal
Abraham Salm — Suikerfabriek Kemanglen bij Tegal op Java, ca. 1870 | SK-A-4777

Kraton Djokjakarta

Panoramik d'Alam (pendopo agung) di dalam keraton Sultan Yogyakarta — Mataram. Menunjukkan arsitektur Jawa dengan tiang-tiang pendopo dan kehidupan istana. NG-400-B

Kraton Djokjakarta
Het d'Alam van de Sultan Zu Mataran — Keraton Yogyakarta | NG-400-B

🖼️ Prent & Gravir: Kota-Kota Hindia Belanda

Koleksi Printroom Rijksmuseum menyimpan ratusan prent (cetakan gravir) kota-kota, benteng, dan pemandangan Nusantara selama era VOC — rekaman visual tertua dari kepulauan Indonesia.

Masjid Pagoda Japara (Abad ke-17)

Prent legendaris karya Coenraet Decker menampilkan masjid Jepara dengan atap tumpang lima menyerupai pagoda — disebut "Der Morentempel". RP-P-OB-50.047

Der Morentempel — Masjid Pagoda Jepara
Coenraet Decker — Gezicht op de pagode-achtige moskee van Japara | RP-P-OB-50.047

Seri Lanskap Jawa — J.C. Greive

Johan Conrad Greive menghasilkan 120+ prent litografi, termasuk seri pemandangan Jawa yang menakjubkan.

Gunung Bromo
Gunung Bromo | RP-P-1975-194
Sekitar Batavia
Omgeving van Batavia | RP-P-1975-200
Sungai Brantas
Rivier Brandas op Java | RP-P-1975-199
Lembah Gunung Salak
Vallei van Salak | RP-P-1975-198
Pegunungan Jawa
Gebergte op Java | RP-P-1975-197
Lanskap Malang
Landschap bij Malang | RP-P-1909-1792
Cileubut
Gezicht op Tjileboet — Cileubut, Jawa Barat | RP-P-1909-1791
Pabrik Pangka
Pangka-fabriek nabij Tegal — Pabrik gula Jawa Tengah | RP-P-CNO-97-4

Pembantaian Tionghoa di Batavia (1740)

Prent dramatis tragedi pembantaian etnis Tionghoa di Batavia pada 9 Oktober 1740 — episode paling kelam sejarah VOC.

Pembantaian Tionghoa Batavia 1740
Tableau de la Partie de Batavia — Pembantaian 9 Oktober 1740

📷 Foto & Ilustrasi Kolonial

Foto dan ilustrasi mendokumentasikan kehidupan di Jawa sejak 1860-an — dari potret pejabat pribumi hingga wayang kulit.

Pejabat Jawa — Mantri
Portret pejabat Jawa — seorang Mantri (bestuurder)
Wayang kulit
Wajangpoppen — Ilustrasi wayang kulit | RP-P-1935-820

🗡️ Keris & Senjata Pusaka Nusantara

Koleksi keris mencakup pusaka dari Jawa, Bali, dan Sumatra — termasuk keris Majapahit langka berusia 600+ tahun.

Keris Majapahit
Keris Majapahit
AK-MAK-270
Keris Jawa
Keris Jawa
AK-MAK-257
Keris Jawa
Keris Jawa
AK-MAK-258
Keris Jawa
Keris Jawa
AK-MAK-259
Keris Jawa
Keris Jawa
AK-MAK-318
Keris Bali
Keris Bali + sarung
NG-2004-46
Keris Bali
Keris Bali
NG-NM-10570
Keris Sumatra
Keris Sumatra
AK-MAK-260

Perisai Aceh / Dayak

Perisai berlabel "Schild van een Atjeeër" — asal Aceh atau Dayak. NG-NM-11552-86

Perisai Aceh/Dayak
Perisai Schild van een Atjeeër — Aceh/Dayak | NG-NM-11552-86

🧵 Batik & Tekstil Kuno

Kain batik, sarung, dan selendang dari berbagai daerah Nusantara. Seri AK-MAK-1742 merupakan rangkaian terlengkap.

Kain panjang batik
Kain Panjang | AK-MAK-1742-70
Sarung batik
Sarung | AK-MAK-1742-72
Selendang tenun
Omslagdoek | AK-MAK-1742-54
Kain panjang detail
Kain Panjang — Detail motif batik kuno | AK-MAK-1742-71
Sarung batik
Sarung — Motif geometris dan flora | AK-MAK-1742-74
Borstdoek
Borstdoek — Kain dada dengan motif tenun ikat | AK-MAK-1742-11

🏺 Artefak, Perhiasan & Arca

Arca Hindu-Buddha, perhiasan emas, peralatan upacara, dan benda budaya Nusantara.

Arca Buddha Vairocana

Perunggu dari Jawa Tengah, pengaruh seni Mataram Kuno. AK-MAK-313

Arca Vairocana
Arca Buddha Vairocana — Perunggu, Jawa Tengah | AK-MAK-313

Perhiasan Emas Nusantara

Anting wajah demon
Anting wajah demon
AK-MAK-1175
Anting kepala hewan
Anting kepala hewan
AK-MAK-271
Anting emas kerang
Anting emas kerang
AK-RAK-2014-2-3
Kalung emas
Kalung emas
AK-MAK-358
Figurin perempuan
Figurin perempuan
AK-MAK-1176-A
Perhiasan kerang
Perhiasan kerang
AK-MAK-1524

Benda-Benda Istimewa

Jam matahari Batavia
Zonnewijzer Batavia | NG-751
Kotak sirih
Sirihdoos — Kotak sirih | AK-MAK-321
Alas tinta Batavia
Inktstel lambang Batavia | BK-16092-2
Talam perunggu
Talam (schaal) | AK-MAK-387
Kendi perunggu
Kan (kendi) | AK-RAK-1992-5
Kipas bulu angsa
Stokwaaier — Kipas | BK-1982-34-B
Rinkelstaf
Rinkelstaf — Tongkat pendeta Buddha | AK-RAK-1995-5
Lansenrek G.J. Baud
Lansenrek — Rak tombak Gubernur Jenderal J.C. Baud | NG-BR-554

🗺️ Kartografi & Sejarah Maritim VOC

Peta detail VOC, rute perdagangan rempah, dan peta benteng-benteng Nusantara.

Armada Pertama dari Hindia Timur

Prent J.C. Greive menggambarkan kembalinya kapal pertama dari Hindia Timur — momen awal perdagangan langsung Belanda-Nusantara. RP-P-1892-A-17086

Armada pertama dari Hindia Timur
J.C. Greive — Thuiskomst eerste schepen uit Oost Indië | RP-P-1892-A-17086

📍 Peta, Lokasi & Cara Menuju Rijksmuseum

Rijksmuseum terletak di jantung kawasan museum Amsterdam (Museumkwartier), berdampingan dengan Van Gogh Museum dan Stedelijk Museum. Bangunan utama dirancang oleh Pierre Cuypers dan dibuka 1885. Koleksi Indonesia tersebar di beberapa sayap — terutama Asian Pavilion.

🏛️ Rijksmuseum Amsterdam

📍
Rijksmuseum
Museumstraat 1, 1071 XX Amsterdam, Netherlands

🏯 Asian Pavilion (Koleksi Indonesia)

Bangunan terpisah di taman selatan, terhubung ke gedung utama via koridor bawah tanah. 365 objek seni Asia, termasuk keris, arca, batik, dan perhiasan emas Indonesia. Luas: 670 m².

🏯
Asian Pavilion — Rijksmuseum
Taman Selatan, terhubung bawah tanah ke gedung utama

🗺️ Kawasan Museumplein

Dalam radius 300m terdapat Van Gogh Museum, Stedelijk Museum, Concertgebouw, dan Moco Museum — destinasi satu hari ideal.

🗺️
Museumplein
Kawasan budaya — Van Gogh, Stedelijk, Concertgebouw

🗂️ Panduan Koleksi Indonesia di Dalam Museum

Asian Pavilion — Lantai 0 & 1

Keris, Arca & Tekstil

Koleksi utama: keris Majapahit, arca Vairocana, batik, perhiasan emas. Bangunan terpisah di taman selatan.

Gallery of Honour — Lantai 2

Lukisan Pieneman

"Penyerahan Diponegoro" (SK-A-1089) di galeri kehormatan bersama The Night Watch karya Rembrandt.

Printroom — Lantai 1

Prent & Foto Kolonial

Ratusan prent & foto Hindia Belanda. Akses terbatas — buat perjanjian via website museum.

ℹ️ Informasi Praktis

Alamat

Museumstraat 1, 1071 XX Amsterdam

Koordinat GPS

52.3600°N, 4.8853°E

Jam Buka

Setiap hari 09:00 – 17:00

Tiket

€22,50 (online) / €25 (loket)

🚏 Cara Menuju Rijksmuseum

  • 🚊
    Tram — Lijn 2 atau 12 dari Amsterdam Centraal, turun di halte Rijksmuseum (± 15 menit)
  • 🚇
    Metro — Noord-Zuidlijn (M52), turun di De Pijp, jalan kaki 8 menit
  • 🚌
    Bus — Bus 397 dari Bandara Schiphol langsung ke Museumplein (± 30 menit)
  • 🚗
    Mobil — Q-Park Museumplein (Van Baerlestraat). Tarif: ± €5/jam
  • 🚲
    Sepeda — Parkir gratis bawah tanah Museumplein (7.000 kapasitas)
  • ✈️
    Dari Schiphol — Kereta ke Centraal (15 min) → Tram 2/12, atau Bus 397 langsung

🏛️ Museum Terdekat

Van Gogh Museum

100m — Koleksi Van Gogh terbesar

Stedelijk Museum

200m — Seni modern & kontemporer

Moco Museum

150m — Banksy, Warhol, Kusama

Concertgebouw

300m — Concert hall akustik terbaik

Koleksi digital: rijksmuseum.nl/collection — foto beresolusi tinggi, bebas diunduh.

📚 Sumber

Seluruh gambar bersumber dari Wikimedia Commons — digitalisasi koleksi Rijksmuseum Amsterdam berstatus domain publik.

Rijksmuseum Amsterdam Printroom Collection Asian Art Pavilion Wikimedia Commons (Public Domain)